bismillah

berikut adalah perkembangan pembangunan masjid tanggal 26 Juni 2010

(klik di gambarnya untukmelihat foto dengan ukuran lebih besar)

back wall finishingcorner finishingfloor 2floor finishing

front wall finishing

=========================================================

berikut adalah perkembangan pembangunan masjid tgl 12 juni 2010

cornereast sidenorth side

south side

 

Bismillah

Alhamdulillah, saat ini (tgl 4 Juni 2010)

cetakan kolom mulai dilepas:

cetakan kolom dilepas

cetakan kolom dilepas1

===========================================================

dinding mulai dipasang :

dinding depandinding depan1

 

Bismillah

berikut adalah foto foto progress pembangunan masjid Adhwaus-salaf

tanggal 3 Juni 2010:

continuing mold for column

columns====================================================================

tanggal 2 Juni 2010:

mold for column column concrete

=====================================================================

1 Juni 2010:

sloof1

finishing sloof

=====================================================================

Tanggal 30 Mei 2010:

sloof moldsloof mold1sloof concrete

=====================================================================

Tanggal 29 Mei 2010:

sloof structure1

sloof structure

==========================================================

Tanggal 28 Mei 2010:

close the footstepclose the footstep1

 
 

bismillah

=======================================================================

berikut adalah gambar gambar pembangunan masjid adhwaus salaf  tanggal 23 Mei 2010, tahap pembuatan rangka beton:

stamper

besi

SNI

footstep

rangkabeton2

Stemper-Besi SNI-Tulang beton-Cakar ayam

rangkabetonbatusplit molenpasir_cor

==========================================================================

Berikut Fotofoto tanggal 25 Mei 2010

footstep in the holestand upcencretsconcretcolumn

==========================================================================

Berikut Foto-foto tgl 26 Mei 2010

skyscraperall columnnorth column

 

Bismillah

==========================================================

berikut adalah gambar-gambar pengerjaan Pondasi pada tanggal 19 Mei 2010:

batu

pasir

pondasi1

pondasi-selatan

=============================================================

pondasi-timur

langit teduh menaungi masjid

=============================================================

Batu-Pasir-Pondasi-Pondasi selatan-Pondasi Timur-Lubang Cakar Ayam

Langit yang teduh…

 

Alhamdulillah

Berikut adalah Gambar gambar hasil pengerjaan hari pertama tanggal 17 Mei 2010:

bowplankgaris sudut kiblatgalian-baratgalian-timurgalian mulaigalian selesai

====================================================================

Bow Plank-Garis Sudut Kiblat-Galian tanah bagian barat-Galian tanah bagian timur-Pengerjaan tanah

 

Bismillah

Alhamdulillah, Pembangunan Masjid Adhwaus-Salaf Bandung telah dimulai sejak tanggal 17 Mei 2010.

Jazakallahu khoiron atas semua pihak yang telah membantu, pintu ta’awun untuk segala kebaikan tetap terbuka.

Barokallahufikum.

Desain Masjid

depantampak samping

denah ukuran

======================================================================

Tampak Depan – Tampak Samping-Denah Ukuran

Penentuan Kiblat dengan bantuan Google Earth dan kompas

zoom4

zoom3

zoom2

zoom1

========================================================================

Denah Posisi disesuaikan dengan arah Kiblat

denah kiblat

 

Desa yang Hilang

On May 3, 2010, in Artikel Umum, by Abu Sa'id

Desa Yang Musnah di Daerah Dieng

Posted on 1 Desember 2007 by Admin Blog Sunniy Salafy

Kisah ini sudah lama, tetapi banyak yang belum mengetahuinya. Kisah ini hendaknya menjadi ibroh (Pelajaran), bahwa apabila suatu daerah bermaksiat semua, bisa jadi Allah akan mengazabnya secara langsung.


أَأَمِنْتُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ أَنْ يَخْسِفَ بِكُمُ الأرْضَ فَإِذَا هِيَ
تَمُورُ

“Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang dilangit bahwa Dia akan menjungkirbalikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang?” (QS Al Mulk 67: 16).

Dukuh Legetang adalah sebuah daerah di lembah pegunungan Dieng, sekitar 2 km ke utara dari kompleks pariwisata Dieng Kabupaten Banjarnegara. Dahulunya masyarakat dukuh Legetang adalah petani-petani yang sukses sehingga kaya. Berbagai kesuksesan duniawi yang berhubungan dengan pertanian menghiasi dukuh Legetang. Misalnya apabila di daerah lain tidak panen tetapi mereka panen berlimpah. Kualitas buah/sayur yang dihasilkan juga lebih dari yang lain. Namun barangkali ini merupakan “istidraj” (disesatkan Allah dengan cara diberi rizqi yang banyak dan orang tersebut akhirnya makin tenggelam dalam kesesatan).

Masyarakat dukuh Legetang umumnya ahli maksiat dan bukan ahli bersyukur. Perjudian disana merajalela, begitu pula minum-minuman keras (yang sangat cocok untuk daerah dingin). Tiap malam mereka mengadakan pentas Lengger (sebuah kesenian yang dibawakan oleh para penari perempuan, yang sering berujung kepada perzinaan). Anak yang kawin sama ibunya dan beragam kemaksiatan lain sudah sedemikian parah di dukuh Legetang.

Pada suatu malam turun hujan yang lebat dan masyarakat Legetang sedang tenggelam dalam kemaksiatan. Tengah malam hujan reda. Tiba-tiba terdengar suara “buum”, seperti suara benda yang teramat berat berjatuhan. Pagi harinya masyarakat disekitar dukuh Legetang yang penasaran dengan suara yang amat keras itu menyaksikan bahwa Gunung Pengamun-amun sudah terbelah (bahasa jawanya: tompal), dan belahannya itu ditimbunkan ke dukuh Legetang.

Dukuh Legetang yang tadinya berupa lembah itu bukan hanya rata dengan tanah, tetapi menjadi sebuah gundukan tanah baru menyerupai bukit. Seluruh penduduknya mati. Gegerlah kawasan dieng… Seandainya gunung Pengamun-amun sekedar longsor, maka longsoran itu hanya akan menimpa dibawahnya. Akan tetapi kejadian ini bukan longsornya gunung.

Antara dukuh Legetang dan gunung Pengamun-amun terdapat sungai dan jurang, yang sampai sekarang masih ada. Jadi kesimpulannya, potongan gunung itu terangkat dan jatuh menimpa dukuh Legetang. Siapa yang mampu mengangkat separo gunung itu kalau bukan Allah Tabaroka wata’ala?

Kini diatas bukit bekas dukuh Legetang dibuat tugu peringatan. Ditugu tersebut ditulis dengan plat logam:

“TUGU PERINGATAN ATAS TEWASNJA 332 ORANG PENDUDUK DUKUH LEGETANG SERTA 19 ORANG TAMU DARI LAIN-LAIN DESA SEBAGAI AKIBAT LONGSORNJA GUNUNG PENGAMUN-AMUN PADA TG. 16/17-4-1955″

prasasti desa legetang


Allah Maha Besar.

Jika Anda dari daerah Dieng menuju ke arah (bekas) dukuh Legatang maka akan melewati sebuah desa bernama Pakisan. Sepanjang jalan itu Anda mungkin akan heran melihat wanita-wanitanya banyak yang memakai jilbab panjang dan atau cadar. Memang sejak dulu masyarakat Pakisan itu masyarakat yang agamis, bertolak belakang dengan dukuh Legetang, tetangga desanya yang penuh dengan kemaksiatan. Ketika kajian triwulan Forum Komunikasi Ahlussunnah wal Jamaah Kabupaten Banjarnegara bertempat di Pakisan, maka masyarakat Pakisan berduyun-duyun ke masjid untuk mendengarkan kajian dari Ustadz Muhammad Umar As Sewed. Ya, hampir semua masyarakat Pakisan aktif mengikuti kajian.

kepakisan


tugu desa legetang

tugudarijalankomplekgndanlembahjalandilihatdarilegetangunung pangamunamun

Wallahu a’lam bish shawab.

sumber:

http://sunniy.wordpress.com/2007/12/01/desa-yang-musnah-di-daerah-dieng/

 

Insya ALLAH akan diadakan Dauroh Dua Hari di Bandung
hari Sabtu dan Ahad,
tanggal 3 dan 4 April 2010,
waktu jam 09:00 sd jam 20:00,

Materi kajian :

Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf,
Al-Ustadz Mundzir membahas kitabul Buyu’ (Jual beli),
Al-Ustadz Abu Yasir membahas Kitabun nikah,
Al-Ustadz Niza membahas Adab Tholabul ‘ilmi,

Tempat di Ma’had Adhwa’us-salaf.
Desa Cimekar, Kec. Cileunyi, Kab.Bandung
(dekat Perumahan Tamansari Manglayang Regency)

Peserta umum, ikhwan dan akhwat. Akan tetapi untuk kajian malam peserta khusus Ikhwan.

konsumsi disediakan oleh panitia (gratis)

Kontak person, Abu Mujahid (081394411295).